Bab 44 Biasa saja.

1035 Words

Nathan segera menghampiri Jessi di tempatnya. Nampak lelaki itu bergegas begitu saja. "Ada apa yang? ada apa?" tanya Nathan segera sembari memeluk tubuh gadis itu darinsamping dengan salah satublengan tangannya. Dan segera mengusap-usap lembut disana. Jessi nampak menatap ke sekelilingnya. Sudah terang dan bahkan ia jelas bisa melihat keluar jendela kamar tersebut jika hari itu sudah sangat terang. Nampak cerah setelah guyuran air hujan semalaman. Jessi pun lalu menatap kesamping, kearah Nathan. "Ada apa? sakit? atau apa?" tanya Nathan yang nampak khawatir saat itu. Sedangkan Jessi kuan memegangi selimutnya hingga kebawah dagunya dengan erat saat itu. "Yang... kamu jahat banget sih?!" ucap Jessi tiba-tiba sembari menampakkan wajah memelasnya saat itu. Dan Nathan seakan tidak mengerti de

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD