Nathan melapaskan Jessi untuk sesaat. Lalu meletakkan cangkir minuman itu ke meja yang semula Nathan gunakan untuk meletakkan kopi itu disana. Nathan mengulurkan satu tangannya untuk mengajak Jessi masuk kedalam kamar. Jessi pun menurutinya begitu saja. Karena memang gadis itu sudah tahu sejak awal apa yang akan mereka lakukan sebenarnya disana selain membuat tugas kuliah. Nathan menarik tubuh Jessi perlahan masuk kedalam pelukannya. Dan perlahan mendaratkan ciumannya saat itu disana. Jessi pun menikmatinya, keduanya hanyut dalam permainan bibir yang mengalir begitu saja. Jessi pun tidak tahu kapan ia bisa semahir itu saat berciuman dengan lawan jenisnya. Hingga Nathan terduduk di tepian ranjang. Lelaki itu mengangkat satu per satu kaki jenjang Jessi agar naik menyamping di kedua sisinya.

