Bab 143

1116 Words

Rachel menoleh ke arah Minah yang berdiri di belakangnya. Rachel melihat wajah Minah pucat pasi dan terlihat sangat sedih menyaksikan pemandangan menyakitkan di depan sana. Rachel marah. Ia sangat marah pada Raditya hingga rasanya Rachel ingin meremukkan kakaknya itu. Ia ingin memberi pelajaran pada pria itu. Orang yang berani mempermainkan dan menyakiti hati Minah. "Jangan!" ucap Minah menahan kepergian Rachel yang ingin menghampiri Raditya. Gadis itu menggeleng-gelengkan kepalanya, memohon agar Rachel tak membuat keributan. "Ck. Shhh!!" Rachel menghempaskan tangan Minah dan mencoba mengendalikan diri. "Chel, jangan marah lagi. Mungkin aku saja yang salah paham. Mengira Raditya benar-benar suka padaku. Aku salah mengira bahwa semua yang Radit ucapkan serius. Padahal kenyataannya, di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD