Isabella menarik kembali tangannya, mengernyit saat merasakan bagaimana tali keras itu menjerat pergelangannya. Ia melihat pemandangan di luar jendela yang berlalu cepat saat mobil melaju. Si sialan Dantae itu menangkapnya ke dalam perangkap, membuat ia terpaksa tunduk dan turut serta jika memang ingin mendengar kelanjutan penjelasannya. Jadi, di sinilah Isabella sekarang. Diikat bagaikan serigala menyedihkan. “Ke mana kau akan membawaku?” Isabella tahu mungkin ia tak akan dapat jawaban yang seharusnya, tapi tetap memutuskan bertanya. “Oh, jangan khawatir. Seharusnya kau familier dengan tempat itu.” Senyum licik Dantae masih tersisa di bibir, membuat Isabella harus menahan diri untuk tidak menendang pria itu dengan lututnya. Gadis itu menunggu dan membayangkan banyak hal, tapi itu sam
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


