Acara berjalan seperti yang diharapkan. Meski hingga akhir acara, Agha tak kunjung datang. Mereka terpaksa menutup acara sesuai dengan rundown acara yang telah disusun. Jam sebelas, acara ditutup dengan hiburan singkat dan doa. Kemudian mereka segera membereskan segala kekotoran yang terjadi. Agha masih belum datang. Meski jengkel, setidaknya perhatian mereka sudah teralihkan dengan kesibukan. Humaira juga sudah tampak menikmati acara. Gadis itu turun tangan membantu pekerjaan teman-temannya. Disaat itu lah, Agha baru saja pergi dari kantor keamanan rumah sakit. Ia berdamai dengan Assad. Sejak awal, ia memang enggan memperpanjang urusan ini. Karena sesungguhnya ia tak sadar kalau sudah terlalu banyak membuang waktu. Meski wajah rasanya bengkak dengan darah disudut bibir yang masih tersisa

