"Nanti juga hilang sendiri," begitu kata Agha. Ia tak mau ambil pusing dengan berbagai gosip itu. Kalau memberikan pernyataan untuk membela diri, hanya akan memojokkannya. Jadi untuk apa dipedulikan? Toh ia sudah sangat lama tak bersama Shiren hanya berdua kan? Waktu di rumah sakit itu, ada satu pasien juga di sebelah Shiren dan ditutupi tirai. Lagi pula untuk apa berbuat m***m di sana? Agha juga tak percaya sih dengan gosip itu. Meski kini ia juga bingung. Ternyata ia tak benar-benar mengenal sosok Shiren ya? Shiren itu polos, lugu, dan pemalu. Itu yang ia kenal. Tapi entah lah kalau sekarang. Agha sudah angkat tangan. Tak mau tahu lagi. Ia juga sudah kapok berurusan dengan Shiren. Rasa-rasanya namanya dan citranya dibuat semakin buruk. Yang tahu bagaimana kenyataannya adalah Retno. T

