Bertanya-Tanya

2539 Words

Humaira dan timnya benar-benar tampak tegang. Fokus mereka tertuju pada sosok Agha yang masih santai tapi Amri justru sebaliknya. Lelaki itu dikuliti habis oleh wakilnya Andros. Humaira sudah menduga akan terjadi hal ini. Hal yang wajar. Meski tampak tidak fair. Selama tak membawa urusan pribadi ya tak masalah. Amri dikritiki karena ia tak pernah menjadi pemimpin di lingkungan kampus. Bani beberapa kali berbisik soal ini pada Humaira. Tak terima karena lawan mereka menggunakan kekurangan ini untuk menjadi bahan p*********n. Namun Humaira hanya diam. Ya di dalam dunia politik di lingkungan mana pun memang akan begini gilanya. Mental adalah hal utama yang dihabisi. Tapi sebetulnya mudah saja untuk membalik kata-kata tadi. Namun Amri sudah dibuat down dalam waktu singkat. Bani dan yang lain

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD