Part 60

1081 Words

Pelangi membuka pelan matanya dan melihat Bina berada disana, "Lu udah bangun?" tegur Bina. "Bin," lirihnya. "Udah-udah lu tidur aja lagi, biar cepet sembuh La," "Gue hamil," ujarnya dengan suara serak. Hatinya kembali sakit, ia kira semua hanyalah mimpi buruk ternyata tidak. "Hamil?" Tatapannya kosong lurus ke depan, tak ada lagi wanita ceria yang sering mengusili Bina dengan tingkah-tingkah ajaibnya. Bina rindu Pelangi yang sering menghardiknya, memakinya bahkan sering membuatnya malu akan tingkah konyol yang wanita itu buat. Sayang, kini wanita itu terbaring lemah dengan ketidakberdayaannya. Bina tau di balik keceriaan yang ia tampilkan ada sebuah hati yang rapuh. Pelangi berusaha untuk menutup luka lamanya, namun seakan sia-sia semua usahanya, kini luka itu kembali menganga sangat

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD