Bab 30

2243 Words

"Kayaknya Cinta tetep nggak mau ketemu sama Mas Biru." Nadia tertunduk lemas. "Maaf ya, Mas." Hembusan napas pasrah terdengar dari mulut itu. "It's oke." Ada senyum paksa yang muncul dari bibir Biru. "Ini cuma salah paham aja kok, Mas. Toh, tadi aku udah ngasih tahu Cinta yang sebenarnya. Lambat laun dia pasti ngerti." Biru hanya mengangguk lemah. Bingung ingin melanjutkan pembicaraan apa lagi, akhirnya Nadia membuka suara. "Oh iya, masalah cewek itu gimana, Mas. Udah selesai?" Biru mendongak. "Oh iya. Alhamdulillah." "Syukur deh. Aku udah deg-degan banget kemarin. Takut mas beneran nikah sama cewek itu." Biru hanya tersenyum tipis lalu kemudian berkata, "Ya udah, aku pulang dulu ya." "Kok buru-buru. Nggak mau masuk dulu, Mas? Kali aja nanti aku bisa bujuk Cinta lagi." Hanya sebua

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD