"kita mau kemana kak?" Tanya Dira saat mobil Gibran melaju kearah tol dalam kota, wanita itu mengerucutkan bibirnya saat tidak ada jawaban dari sang suami. "nanti juga kamu tau." Dira mengela napas panjang, Gibran sedang merencanakan sesuatu hal, please jangan buang dia dijalanan. "Aku nggak mungkin buang kamu di jalanan." Dira menatap horor Gibran. kenapa Gibran bisa menebak pemikiran negatif dirinya. " Mending kamu tidur lagi, nanti kalau udah sampai aku bangunin." Tangan besar Gibran mengusap pelan rambut Dira. Dira membeku, mendadak ia tidak bisa bernapas, 'Dira lo nggak boleh baper, dasar bumil!' batin berteriak kesal. siapa yang tidak syok, Gibran itu jarang berbuat romantis. ya namanya juga wanita, biar segalak apapun, secuek apapun kalau di romantisin pasti bakan luluh dikit l

