Pukul 05.30 Ini sudah satu minggu lebih berlalu, semenjak Andre menghadiri acara wisuda kedua anaknya yang berada di dua sekolah berbeda. Tok tok tok! "Ray, ayo cepetan bangun! Entar keburu siang. Ray!" Andre terus menerus mengetuk pintu kamar anaknya. Memang seperti inilah Ray tidur, selalu sulit untuk di bangunkan. Tidak lama kemudian.. Ceklek! Ray membuka pintu dengan raut wajah yang masih sangatlah terlihat ngantuk. Dengan rambut acak-acak an yang masih membuatnya nampak cool, walaupun ia belum mandi sekalipun. "Ada apa pah?" tanya Ray yang masih saja mengucek mata ngantuknya. Tubuhnya ia sandarkan malas di tembok dekat pintu. "Kok malah ada apa. kamu ini lupa apa gimana? Hari ini kan kita mau pindah ke paris." "Eh.." Ray memasang wajah bodoh setengah lupa. "Oh iya ya pah?!" m

