Cklek! Pintu kamar mandi terbuka. Itu Daren yang baru saja selesai mandi dengan sehelai handuk yang masih melilit rapi dipinggangnya. Ia lalu berjalan ke arah lemari pakaian dan membukanya. Saat sudah menemukan baju mana yang akan dipakainya, ia mulai melepas handuk dan mengenakan pakaian yang tadi dipilihnya. Sebuah kaos berlengan pendek dan juga celana jins selutut sudah melekat rapi ditubuhnya. Rambutnya yang masih sedikit basah dan berantakan, kembali ia coba keringkan dengan handuk Sambil duduk di atas kasur. Tangannya yang tergerak mengusap handuk dikepalanya, tiba-tiba terhenti. Cowok itu terdiam sesaat. Ingatannya kembali terputar saat mengingat ucapan Ray satu setengah jam yang lalu, disebuah danau. Dimana Ray bertanya mengenai nama gadis yang sudah membuatnya ingin berhen

