21. Jodoh Untukku

1480 Words

Aku memantapkan hati untuk nggak terlibat dalam urusan asmara. Fokusku adalah pekerjaan dan masa depanku. Usiaku saja baru genap 24 tahun. Buat apa memikirkan soal asmara sampai terlalu larut. Jodoh untukku pasti akan datang suatu saat nanti. Mbak Kia pernah menasehatiku seperti ini, "lebih baik kesampingkan dulu urusan relationship goals mu. Mulailah set life goals. Bahagiakan dulu Ayah dan Bundamu, karena kita tidak pernah tahu mana yang duluan datang. Jodoh atau kematian." Saat ini aku cukup menikmati saja apa yang sudah aku dapatkan. Aku tidak akan membiarkan bayangan masa lalu mencegah sibar kebaikan menerangi hidupku hari ini. Karena bahagiaku ada di dalam diriku, bukan di masa laluku. Aku akan belajar untuk benar-benar tidak peduli lagi pada Regi. Sampai aku merasa semuanya sudah b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD