17. Hari Evaluasi

1003 Words

Min Jae meletakkan sendoknya di samping mangkuk sup yang hampir kosong. Ia duduk diam sejenak, menarik napas pendek. Lalu berdiri membawa mangkuk itu ke wastafel untuk dibilas dan ditaruh di rak pengering. Sambil bergerak, matanya melirik ke samping—menatap retakan kayu di sekitar lubang kunci pintu kamar mandi yang rusak. Ia kemudian berjalan ke lemari kecil di sudut ruangan untuk mengambil pakaian. Ia kembali teringat Email semalam—verifikasi dokumen dan wawancara tambahan. Kalimat sederhana yang sukses memicu paranoia. Min Jae masuk ke kamar mandi, menarik pintu seadanya, dan memutar keran air. Dua puluh menit kemudian, ia keluar dengan rambut setengah basah, mengenakan kemeja gelap yang rapi dan celana panjang hitam. Ia berjalan ke cermin kecil yang menempel di dinding. Memeriksa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD