love the way

1121 Words

Aku menemui gaga yang sudah siuman, dia menatapku dengan lemah. Suaranya pun hampir tak terdengar di telingaku. Dia meneteskan air mata. Kali ini aku tidak lagi bisa menyembunyikan ke khawatiranku. “Ga” ucapku lirih “Terimakasih” katanya Aku kembai menangis sedih, kau pikir untuk apa mengucapkan terimakasih kepadaku, padahal aku tidak melakukan apapun untuknya. Yang aku lakukan hanya menangis di sisi ranjang rumah sakit, tidak ada yang lain. Aku sekali lagi menangisi seseorang yang ku cintai. "Ma, jangan nangis" katanya Aku mengangguk, "Kamu sudah mendengar dari ibu?" tanyanya "Sudah sekilas, setelah kamu sembuh jelaskan semuanya kepadaku" Kali ini gaga mengangguk, aku menatap gaga dengan lekat, dia tersenyum. "Gue jelek?" tanyanya "Ngga, lo selalu keren di mata gue" kataku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD