aku melihat panji dan laras telah beranjak dari tempat duduknya, mereka tidak sama sekali menoleh ke arah aku dan pak juan. setelah membayar mereka lenyap begitu saja seperti tersapu angin. pak juan tidak mempersalahkan dan tidak membesar-besarkan, selagi dia memberikan andil yang besar untuk perusahaan, ya sudah. pak juan benar - benar sosok yang luar biasa, gagah, pintar, tegas dan baik. paket komplit tapi sayang dia sudah beristri. "alma, kamu cuma sebulan nih?" tanyanya "iya pak" "kapan lulus?" tanyanya "saya lagi usaha buat cepat lulus juga pak" "balik lagi ke kantor saya. lagian susah nyari orang kaya kamu" katanya aku diam sejenak sebelum melanjutkan pembicaraan. "gimana pak maksudnya?" "perempuan cerdas, bisa diajak ngobrol berat dan santai. bisa ketawa sama candaan

