Begitu tiba di Istana Aston, Pangeran Xavier langsung melangkahkan kakinya menuju kamar Putri Moera. Dia perlu menjelaskan akan hal yang terjadi beberapa saat lalu. Helaan nafas panjang terdengar dari Pangeran Xavier saat melihat Putri Moerae yang duduk di tempat tidurnya sembari menatap lurus dinidng dengan pandangan kosong. Bahkan gadis itu tidak menyadari kehadiran Pangeran Xavier di kamarnya. "Moerae," panggil Pangeran Xavier berjalan mendekat pada Puti Moerae. Putri Moerae menoleh pada Pangeran Xavier, menatap tunangannya dengan tatapan datar. "Moer---- "Aku ingin kita membatalkan pertunangan ini," ujar Putri Moerae memotong ucapan Pangeran Xavier. Pangeran Xavier membelalak kaget mendengar ucapan Putri Moerae, meski dia sudah bisa menebak jika hal ini akan terjadi sebelumnya nam

