Habislah Dia.

1381 Words

Enjoy Reading. *** Tasya sedang tertidur lelap saat Joe membangunkannya dari tidur lelap. Ternyata mereka sudah sampai di apartemen. "Joe gendong," gumam Tasya yang masih ngantuk dengan nada manja. "Elah ... enggak usah manja. Bangun cepet," kata Joe sambil membuka pintu mobil. Tidak terpengaruh sama sekali dengan nada memikat yang dikeluarkan Tasya. Tasya berdecak. Joe itu enggak peka apa ya. Coba kalau cowok lain,Tasya minta gendong sampai monas pun pasti pada mau. Pada ngantri malah. Dengan kesal Tasya keluar dan menggeret sendiri kopernya. Susahnya punya tunangan yang rasa cintanya bahkan hanya dibibir saja. Mau manja-manja, mau romantis-romantis semuanya enggak pernah mendapat tanggapan. Karena asik mengumpat kelakuan Joe di otaknya Tasya bahkan tidak sadar Dia sudah sampai di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD