Fadli yang harus mulai terbiasa untuk hidup tanpa Yanti. Kini dia harus bisa melakukan apa pun sendiri. Bahkan merawat Puspa pun harus dengan tangannya sendiri. Fadli yang kini berperan sebagai bapak sekaligus ibu bagi putri semata wayangnya itu. Fadli yang mengajar di sekolah barunya itu, memiliki sebuah kebahagiaan tersendiri. Rindunya dalam mengaruhi kehidupan pendidikan kini telah bisa diraih kembali. Setelah halangan dan rintangan telah berhasil dilaluinya. Tak hanya itu, selepas pulang sekolah, kini Fadli kembali lagi memberikan les gratis di rumahnya. Dengan harapan apa yang berada dalam lubuk hatinya paling dalam itu bisa memberikan kemanfaatan bagi murid-muridnya. Awalnya, hanya tiga anak yang selalu datang ke rumah Fadli untuk belajar bersama. Lambat laun seiring berjalannya w

