Selamat Datang, Kai

1417 Words

Pagi hari suami sudah tidak ada. Aku mengecek kamar, dan berbagai tempat--termasuk kolong tempat tidur. Bukan, ding, bercanda kalau itu. Tidak ada. Kira-kira, tersangkut di mana suamiku. Apakah dia kecantol tetangga sebelah? Turun ke lantai bawah untuk periksa. Ya Allah, itu suami rasa ABG lagi cuci mobil? Kesambet apa dia. Tumben cuci mobil sendiri. Biasanya cuci underweare sendiri kayak beban banget. Aku mendekati. Berjarak dua meter dari halaman depan ada set kursi, enak nih duduk di sana. "Kamu ngapain?" "Cuci mobil, Sayang. Masa main catur." Issh iya itu aku tahu. "Maksud aku, tumben kamu cuci mobil." "Gabut, Yas." Aku iyakan saja. Pas diperhatikan lagi, Ran makin seksi basah-basahan gitu. Lumayan ini, sore-sore ada tontonan gratis. Omong-omong, kakaknya Ran cuma tiga ha

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD