mobil Pajero sport hitam melaju menuju arah SAMUDRA CAFE ,, Kenji menepikan mobilnya di parkiran lalu mereka semua keluar dengan mengantarkannya masuk ke dalam cafe milik Dewa sahabatnya.
Kenji berjalan langsung menuju ke ruangan milik Dewa yang berada di lantai dua, dia sudah terbiasa jika datang ke cafe Dewa pasti langsung ke ruangan di mana tempat Dewa berada dengan di ikuti Alexa Alea Aisyah dan juga Kanaya mereka berjalan sambil mengamati interior yang terpasang di cafe tersebut cafe yang di desain dengan gaya klasik namun tetap elegan ini sangat nyaman walau hanya untuk sekedar minum kopi atau makan makan bersama keluarga.
tok.... tok....... tok......
Kenji mengetuk pintu ruangan milik Dewa sambil memutar hendel pintu dan membukanya,
"assalamualaikum bro" Kenji masuk tanpa di suruh dan mendudukkan dirinya di kursi depan meja kerja Dewa.
Dewa yang sedang duduk di meja kerjanya mendongak kepalanya mendengar suara ketukan pintu dan langsung di buka dari luar, Dewa hanya mendengus saja melihat kelakuan sahabatnya yang selalu saja nyelonong sebelum di persilahkan masuk,
"kak Dewa apa kabar?" tanya Kanaya sambil mengulurkan tangannya untuk bersalaman dengan Dewa sahabat kakaknya, Kanaya memang cukup mengenal Dewa karena Dewa memang sering main kerumahnya, "Alhamdulillah baik Nay kamu sendiri apa kabar?, gimana tugas magang kamu apa sudah selesai?" tanya Dewa yang tau kalau Kanaya sedang menjalankan tugas magang nya di daerah terpencil, "Alhamdulillah baik kak, tugas magang Nay sudah selesai dan mulai hari ini Nay mulai tugas di rumah sakit tempat Abi bekerja."
"oh syukur deh semoga kamu bisa jadi dokter yang hebat seperti Abi ya Nay,,"
"aamiin" Kanaya mengaminkan kata kata Dewa..
"Lo tu ya kebiasaan banget Ken belum di persilahkan masuk main nyelonong aja,"
"salam gue belum di jawab wa," Kenji menyela ucapan sahabatnya itu sambil memutar bola matanya malas,
"eh iya waalaikumussalam wahai sahabatku tercinta ada apakah gerangan kiranya anda bersedia mampir ke gubuk saya" jawab Dewa dengan tatapan jahilnya,
"jijik geu wa,, " Kenji bergidik ngeri ngeliat kelakuan sahabatnya itu untuk menggodanya.
"ini gue bawa temen temen Kanaya mereka yang lagi nyari kerja," pandangan Dewa pun beralih ke arah Alexa Alea dan juga Aisyah.
Dewa mengerutkan keningnya melihat si kembar dia merasa pernah melihat si kembar tapi ntah dimana,, "maaf apa sebelumnya kita pernah bertemu??" tanya Dewa pada kedua gadis kembar itu, Alexa dan Alea pun saling berpandangan dan menggelengkan kepalanya mereka merasa belum pernah bertemu dengan Dewa tapi tatapan Dewa seolah dia sedang mengingat ingat dimana dia melihat si kembar dengan tatapan yang dalam.
"Lo jangan modus Wa, ga boleh liat cewek cakep langsung Lo modusin awas aja Lo berani macem macem sama mereka gue hajar Lo."
"ah elah Lo Ken, gue ga modus gue beneran ngerasa pernah ketemu sebelumnya cuma gue lupa dimana."
Kanaya yang melihat semua itu hanya nyengir nyengir kuda saja secara dia udah terbiasa melihat kelakuan kakak dan sahabatnya itu.
"ya sudah di antara kalian siapa yang bisa nyanyi?" tanya Dewa sambil melihat ke arah mereka bertiga,,
" Alea yang bisa nyanyi di antara kami " jawab Alexa sambil menunjuk ke arah Alea.
Alexa sendiri lebih piawai memainkan alat musik di banding bernyanyi.
"oke kamu bisa mengisi live musik malam hari dan siangnya menjadi kasir." "kamu....." Dewa menunjuk Aisyah,
" kamu bisa jadi waitress, kalian bisa kerja mulai hari ini" putus Dewa.
"oke kalo gitu gue pamit ya wa," pamit Kenji sambil melirik ke arah Kanaya,
" ayo dek nanti kita terlambat kalo terlalu lama disini, " Kanaya pun menganggukan kepalanya sambil berdiri dan berpamitan pada Dewa dan juga ketiga temannya.
"oke kalian bertiga ikut dengan Dira untuk ganti seragam di lantai bawah ya,” Dewa memerintahkan Dira salah satu pegawai nya untuk mengantarkan Aisyah Alexa dan Alea berganti seragam dan menunjukan loker pribadi untuknya.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Bayu menjalankan mobil Jeep Rubicon Hitam ke arah Hotel ADM dimana akan di adakan acara reuni kakaknya Bianca Erlangga dengan teman teman SMA nya, Bayu menurunkan kakaknya di lobby hotel karena dia berniat untuk langsung kembali ke kantor,
"oke thanks ya Bay, ntar balik biar gue sama temen aja ga usah di jemput" Bianca pun melangkahkan kaki nya masuk ke dalam hotel untuk menemui teman temannya.
baru saja Bayu menstarter mobil nya dia seolah melihat bayangan Tania masuk ke dalam hotel, "bagaimana mungkin Tania ada di sini bukankah dia bilang mau liburan ke Bali bersama teman temannya,!! " batin Bayu sambil melihat seseorang yang masuk ke dalam hotel yang menghilang masuk ke dalam lift hotel.
Bayu yang penasaran ahirnya memarkirkan mobilnya di basemen lalu berjalan menuju ke ruang kerja sahabatnya Adam, ya hotel ini adalah milik sahabatnya Adam Al Fatih.
tok ..... tok..... tok.....
"assalamualaikum Dam," Bayu memutar hendel pintu dan membukanya.
"wah tumben Lo datang kemari ada apa?" tanya Adam yang heran melihat sahabatnya tidak biasa biasanya dia datang tanpa mengabari dirinya dulu.
"gue ada sedikit perlu Dam," Bayu yang ga suka basa basi langsung mengatakan tujuannya kemari.
"ada perlu apa memang? penting??" tanya Adam makin heran.
"gue mau lihat cctv hotel Lo,, "
"hah maksudnya???" tanya Adam makin bingung.
"gini..... tadi gue seperti melihat Tania masuk ke hotel ini padahal kemaren bilang dia mau liburan ke Bali bareng teman temannya selama satu minggu, jadi gue hanya ingin memastikan aja kalau yang gue lihat itu salah."
"oh gitu oke ayo Lo ikut gue ke ruang pemantau cctv," mereka berdua duduk di kursi menghadap layar yang memperlihatkan kegiatan yang terekam di dalam hotel,
" dimana tadi Lo liat Tania Bay?"
" di lift empat Dam" jawab Bayu,
"oke arahkan layar ke lift empat" perintah Adam pada operator cctv.
"itu dia..." Bayu menunjuk ke arah layar yang dia yakini kalau itu adalah Tania, hatinya merasa panas karena Tania tidak masuk seorang diri melainkan dengan seorang pria bule yang merangkul tubuh rampingnya.
"oke ikuti terus ke arah mana mereka berjalan," ahirnya Tania dan teman prianya masuk ke dalam kamar 214.
wajah Bayu udah merah padam melihat apa yang terjadi di depan matanya setitik debu pun dia tidak menyangka Tania bisa melakukan hal sehina itu.
wanita yang selama ini dia kenal kemayu lemah lembut penurut dan tidak banyak tingkah, bisa bisa nya masuk ke dalam kamar hotel bersama seorang pria yang entah siapa dia.
tangan nya terkepal erat menahan segala luapan emosi yang seolah ingin meledak.
"gue minta kunci kamarnya Dam," Bayu meminta Adam untuk menyerahkan kunci kamar Tania.
"Lo mau apa Bay jangan sampe Lo ancurin hotel gue ya."
"Lo tenang aja gue ga akan melakukan kebodohan hanya untuk sampah seperti mereka, gue hanya ingin memberi sedikit kejutan buat pacar yang katanya sangat mencintai gue."
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Alexa mencoba untuk menyetel beberapa alat musik yang sudah tersedia agar tidak fals saat di gunakan.
Alea pun melakukan cek sound agar pas dengan jenis suara agar terdengar lebih merdu..
untuk lagu percobaan Alea mencoba menyanyikan lagu
" nothing's gonna change my love for you "
Alexa mulai memainkan alat musiknya dan Alea pun melantunkan lagu nya dengan merdu hingga membuat mereka yang mendengarnya ikut tersihir seolah ikut masuk kedalam lagu tersebut.
setelah menyelesaikan satu lagu dan merasa semuanya sudah oke mereka berdua turun dari panggung dan duduk di salah satu meja yang ada di pojok cafe.
cafe milik Dewa ini beroperasi mulai jam sembilan pagi sampe jam sebelas malam
dan acara live musik hanya di adakan malam hari.
Dewa juga memberi pasilitas mes untuk para karyawan yang rumahnya jauh atau tidak memiliki tempat tinggal, si kembar dan juga Aisyah memutuskan untuk tinggal di mes saja karena ga enak terlalu lama merepotkan keluarga Kanaya.
setelah siang tadi pada saat istirahat mereka berpamitan pada ummi untuk pindah ke mes sebenarnya ummi merasa keberatan karena dia lebih suka suasana rumah yang ramai akan tetapi dia tidak bisa memaksa, baik lah kalo kalian ingin tinggal di mes tapi kalian harus sering sering main ke sini ya jawab ummi ,, iya ummi kami pasti sering main ke rumah ummi terimakasih ummi sudah menerima kami selama disini ucap Alexa sambil memeluk ummi, ya sudah kami balik ke cafe ya ummi pamit si kembar dan Aisyah mengingat jam istirahat yang sebentar lagi habis.
setibanya di cafe mereka bertiga langsung menuju mes yang ada di bagian belakang cafe untuk membereskan tempat yang akan mereka tinggali untuk beberapa waktu kedepan.
setelah beres Aisyah pamit lebih dulu untuk masuk ke dalam cafe karena dia harus mulai bekerja, tidak dengan si kembar yang langsung mengistirahatkan tubuh nya karena mereka akan mulai bekerja malam nanti..
dan besok pagi baru bisa bekerja untuk menjadi kasir karena kasir sebelumnya cuti melahirkan.
tepat pukul tujuh malam si kembar sudah bersiap di atas panggung untuk menyanyi, Alexa mulai memainkan alat musik nya dan Alea bernyanyi sesuai irama, pengunjung cafe yang sangat menikmati live musik sambil menikmati hidangan pesanan mereka, si kembar tidak menyadari di antara pengunjung cafe ada sepasang mata yang menatap mereka tajam, dia tidak melepaskan tatapannya selama live musik berlangsung.
setelah selesai menyanyi si kembar duduk di meja paling pojok sambil meminum minuman nya karena merasa haus setelah menyanyi beberapa lagu.
Tanpa mereka sadari seseorang datang menghampiri dan mengejutkan keduanya, mata Alexa melotot hampir keluar melihat siapa yang datang menghampiri,
Lo....... ngapain Lo disini??? tanya Alexa sambil menatap tak percaya dengan orang yang ada di hadapannya.
Lo sendiri????,,, jawab si pemuda itu....