(21) Luka

1290 Words

Beberapa orang takut hatinya terluka. Beberapa lainnya diberi kendali untuk menorehkan luka. Sisanya memilih hidup dengan luka... *** "Film tadi bagus banget, ya?!" kata Angkasa pada Shenin begitu mereka keluar dari ruangan. "Nggak," jawab Shenin cuek. Mendengarnya membuat Angkasa menoleh dan berkata, "Halah, jelek apanya?! Lo nontonnya aja sampai nggak berkedip." sindir Angkasa. Sejujurnya, sejak tadi yang Angkasa lakukan lebih sering mencuri pandang ke arah Shenin daripada memfokuskan diri pada film yang ia tonton. Bersyukur Angkasa tahu jalan ceritanya karena ia sudah lebih dulu menontonnya dengan seseorang; seseorang yang menjadi pilihan Andro mala mini untuk menghabiskan waktunya ketimbang merayakan tanggal jadiannya dengan Shenin. "Jelek. Soalnya nontonnya sama lo," ketus Sheni

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD