(16) Sampai disini?

1266 Words

Kalau menahanmu tak membuatmu mengerti, mungkin melepasmu adalah cara terakhir untuk menyadarkanmu bahwa aku benar-benar peduli... *** Angkasa tiba di sekolah lebih pagi dari biasanya, ia bahkan tak peduli meski lorong-lorong dan suasana kelas masih terlampau sepi. Ia masih terlalu kesal bahkan hanya untuk memikirkan kemungkinan melihat hantu di sekolah. Kalau perlu, Angkasa akan menghajar salah satunya untuk menunjukkan betapa kesalnya ia saat ini. Mungkinkah Angkasa seberani itu? Angkasa tak lagi memikirkan hantu, begitu sosok yang lebih menyeramkan dari hantu atau bisa dikatakan sosok yang sering menghantui pikirannya belakangan ini tengah berjalan memasuki kelas – berjalan ke arahnya. Shenin meletakkan tasnya dengan asal, terlihat seolah tak memedulikan Angkasa yang sejak tadi men

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD