Pagi ini juga Afnan dan Nayra akan pindah ke apartemen yang sudah Afnan siapan sebelumnya, Afnan sengaja memilih apartemen agar dia bisa beralasan untuk tidak membuat mamahnya menginap dirumahnya nanti. “Cepatlah masukkan semua koper kedalam bagasi, kenapa jadi orang lelet sekali,” Afnan bisa dengan leluasa memerintah Nayra karena tidak ada siapapun disana, keluarganya dan Nayra sedang berada didalam belum keluar untuk mengantarkan mereka. “Iya ini juga aku sudah cepat, kalau mau lebih cepat kenapa tidak membantu juga,” Nayra menjawab ucapan Afnan dengan kesal. “Berani sekali kau membantah diriku hah, disini aku tuanmu kau harus mengikuti semua perintah diriku mengerti.” Nayra menutup matanya mencoba menambah kesabaran agar tidak mencakar wajah Afnan. “Kalau begitu kau harus meyakinka

