Special part Kanaya! Kanaya menatap Lay dengan aura horor yang mendominasi. Sudah lima belas menit mereka duduk di kafe depan kampus Orion, tapi sahabatnya itu belum juga mengeluarkan sepatah kata pun kepadanya. Justru sebaliknya, malah asyik menikmati kue dan minumannya yaitu alpukat kocok. Demi apa pun, Kanaya sangat benci situasi di mana hanya sunyi yang menemani. Sudah lama sekali ia tidak bertemu dengan Lay sejak mereka libur setelah ujian kelulusan. Ia lebih banyak menghabiskan waktu untuk belajar lagi agar bisa diterima di universitas ternama di Jakarta. Sementara Lay mulai sibuk pafa istrinya yang sudah hamil 7 bulan dan juga sibuk menata masa depan. Kanaya tidak protes akan kekurangan waktu itu. Mereka masing-masing punya impian masa depan. Hanya saja, Kanaya tidak suka kalau

