Menjalani hidup kembali seperti biasa, sebagai tuan puteri keluarga Bratasusena, bukannya asisten alias pembantu Adjie Wishaka membuat Kirana makin sering murung dibanding biasanya. Pada jam-jam tertentu, dia akan tersenyum, saat itu adalah masa di mana pria yang punya rasa percaya diri amat tinggi itu menghubunginya, entah lewat panggilan suara atau panggilan video. Namun jika sebelumnya kebersamaan mereka berlangsung hingga berhari-hari, maka untuk saat ini, keduanya harus puas hanya bisa bersama selama beberapa menit. Kirana tahu diri karena kadang Adjie menghilang hingga berhari-hari, biasanya dini hari dan muncul siang atau sore hari, kadang benar-benar tidak ada kabar sama sekali dan hanya mengirimkan pesan atau telepon singkat kalau dia harus bekerja. Sesuatu yang belum pernah pri

