Irham memilih beberapa barang yang ada di setiap rak dalam supermarket itu. Ia kembali membaca catatan yang diberikan oleh Mak Atiyah untuk keperluan di rumah dan juga keperluan Damar sebelum ia pergi. Gula, bumbu dapur, beras, teh celup dan perlengkapan kamar mandi sudah ia ambil. Troli yang didorongnya sejak tadi sudah hampir penuh, dan hanya tinggal beberapa barang lagi yang harus ia lengkapi. Langkah Pria itu berhenti di depan display produk s**u, matanya menelusuri setiap merek dan berusaha menemukan s**u berkalsium tinggi untuk Damar. Belum sempat ia membaca semua komposisi pada setiap merek s**u, seseorang mengagetkannya secara tiba-tiba. "Irham...," sapa Rena, dengan pakaian yang sepenuhnya tidak pantas untuk Wanita lanjut usia. Irham menatapnya beberapa saat tanpa berekspresi a

