Reza berjalan di lorong kampus untuk menuju kelas yang diajarnya hari itu. Beberapa orang mahasiswa dan mahasiswi masih berada di luar ruangan sambil menunggu Dosen mereka masing-masing. Ibrahim dan Fikri terlihat berjalan dari arah lorong lain bersama Dimas yang sedang sibuk dengan tugasnya. Reza tersenyum melihat betapa rajinnya mereka yang tak pernah kenal lelah. "Wah, yang nggak jadi nikah akhirnya muncul nih di kampus," ejek Rika bersama teman-temannya. HAHAHAHAHA!!! Pecahnya tawa mereka membuat banyak orang mulai menatap ke arah Dimas yang tetap saja tersenyum meskipun diejek. Dhiba dan Sarifa yang baru akan masuk ke arah Fakultas Ekonomi pun berhenti seketika. "Astaghfirullah hal 'adzhim! Rika itu mulutnya ampun ya, mengesalkan," geram Dhiba. "Sudahlah Ukhti Dhiba, tidak ada gu

