Kehadiran Gikaila tentu saja menambah kebahagiaan di keluarga Kana dan Gina sekarang, semuanya semakin ramai, apalagi dengan adanya Kanu yang selalu lengket dengan Gika. Bukan manusia sempurna awalnya, tapi dengan adanya ikatan dan komitmen untuk saling percaya semua tak menjadi masalah besar lagi. Kinan serta Kanu juga sudah sangat akrab dengan keluarga besar Kana dan Gina, mereka sudah selayaknya saudara dengan garis darah yang sama. “Jangan dibawa, dong bonekanya. Nanti kotor, Kai—” “Heung! Bawa, bawa, bawa!” Kaila tetap dengan pendiriannya untuk membawa boneka yang memang menjadi kesayangan bocah itu. Betul kalau Gika dan Kaila adalah keturunan ibunya, mereka sama-sama keras kepalanya. Kana bahkan bisa terserang sakit kepala hebat saat mereka mulai berdebat dan mempertahankan argu
Download by scanning the QR code to get countless free stories and daily updated books


