Bab 36

1084 Words

"Aku pikir kita bertemu di rumah dulu baru disini. Tapi, nyatanya kita langsung bertemu disini," sambut Viona begitu Davin masuk ke ruang kerjanya. Meski rapat akan dilangsungkan setengah jam lagi, Davin memilih datang lebih cepat daripada jadwal yang ditentukan. Tujuannya agar ia memiliki waktu untuk berbicara dengan Viona, karena ia tidak sempat pulang ke rumah meski hanya untuk berganti pakaian. Bukan tanpa alasan. Kondisi Riyan yang semakin memburuk, membuat ia harus menemani Alya di sana. Takut wanita itu drop dan melakukan hal yang tidak-tidak. "Maafkan aku," balas Davin segera memeluk Viona. Pikirannya yang kini sedang kalut, semakin tidak menentu saja dengan segala urusan yang ditimpakan Riyan padanya. Rasanya Davin ingin pura-pura tidak melihat Alya. Tapi nyatanya, sisi lai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD