Bab 32

3144 Words

“Benar dugaan Mama! Kamu pasti pulang ke tempat w************n ini.” Ucap Suni. Wanita paruh baya tersebut datang dengan tiga orang pria bertubuh kekar. “Bawa mereka berdua ke rumah! Jangankan lepaskan, sebelum akad nikah Riyandan Adea di langsungkan. Lagi-lagi Riyan memberontak dan mengumpat Suni dengan kata-kata kasarnya. Sedangkan Alya, ia hanya pasrah saat salah satu pria bertubuh kekar itu membawanya. *** Alya meringis menahan sakit di sekujur tubuhnya. Dari semalam ia dipukuli oleh dua orang pria yang datang bersama ibu Riyan. Semua itu beliau lakukan agar suaminya itu mau menikah dengan Adea hari ini. Alya menatap keluar jendela yang telah terang benderang. Menandakan hari telah berganti. Itu artinya, hari ini pernikahan Riyan dengan Adea. Mengabaikan rasa sakit, Alya menc

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD