Adea memutuskan untuk membuat s**u panas untuk menetralkan efek obat perangsang, yang tidak sengaja ia minum. Tidak mungkin Riyan mau melayaninya. Karena ia yakin, suaminya itu sedang melampiaskan efek obat tersebut kepada Alya. Tanpa obat saja pasangan suami istri itu tidak menghiraukannya, apa lagi sekarang. Riyan pasti sedang terbakar api hasratnya sendiri. Begitu sampai di dapur, Adea langsung membuat s**u. Setelah selesai, ia segera kembali ke kamar. Saat keluar dari dapur, tatapannya terpaku pada seorang pria yang baru saja keluar dari kamar mandi. Tubuhnya yang cukup atletis, hanya terlilit oleh sebuah handuk. Tetesan air dari rambut pria tersebut semakin membuat hasrat Adea naik, dan semakin sulit untuk dikendalikan. Begitu sang pria tersebut masuk ke dalam sebuah kamar, yang a

