Bab 48

1120 Words

"Aku tidak suka kamu seperti ini, Mas. Bisa-bisanya kamu mengatakan," "Apa yang kamu katakan?" Aleana tertegun. Niatnya untuk mencecar Abraham dengan banyak pertanyaan urung dilakukan. Ucapannya terputus karena pertanyaan yang dilontarkan Feni kepada kepadanya. "Mas? Kamu manggil suamiku mas? Katakan ada hubungan apa diantara kalian berdua!" sergah Feni, tetap di depan Aleana. "Saya tidak mengerti apa yang Ibu katakan. Saya memanggil pak, bukan mas seperti yang Ibu tuduhkan." Masih belum mau membuka rahasia pernikahannya, untuk kali ini Aleana akan mendukung Abraham. Berbohong demi kebaikan mereka berdua. "Tidak! Jelas-jelas saya dengar kamu manggil suami saya dengan mas. Jangan bohong kamu! Dasar wanita yang punya harga diri. Bisanya mengganggu suami orang!" "Telingamu yang ber

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD