“Aku sungguh merasa menjadi tuan rumah yang buruk ketika mendengar kabar itu.” Jessica tersenyum maklum mendengarkan William. Sebenarnya ia sudah malas untuk membahas hal itu lagi hari ini. Akan tetapi kedatangan William ke kantor Alex memiliki niat baik untuk meminta maaf bukan? Meski William sama sekali tidak bersalah atas hal itu, Jessica berniat menghargainya. “Sudah ku maafkan. Aku tidak percaya kau datang kesini di jam makan siang.” “Sebenarnya sejak tadi. Aku tidak tahu jika Alex dan kau rapat.” Jessica menganggukkan kepaalanya. “Seharusnya kau memberi kabar.” “Aku suka spontan, jadi tadi begitu sadar jadwalku kosong aku segera kemari. Lupa bahwa belum tentu jadwal kalian kosong seperti ku.” “Berapa lama menunggunya?” tanya Jessica. “Satu jam mungkin, atau satu setengah jam.

