Bab 12 Paket Misterius

1755 Words

"Bu, kalau tidak ada uang, tidak usah perawatan." Aku dan Mama yang hendak pulang, harus menghentikan langkah saat penjaga kasir berucap dengan nada tinggi. Saat aku lihat, ada ibu yang berdiri dengan wajah gugup di sana. "Ada apa, Mbak?" tanyaku menghampirinya. "Ini, lho Mbak. Ibu ini bukannya bayar, malah minta ngutang. Emangnya ini warung," ujar si Mbak kasir dengan nada ketus. Wajah ibu semakin memerah menahan malu. Tangannya bergetar karena gugup. "Makanya, Bu. Yang harusnya ditinggikan itu keimanan, bukan gaya hidup. Jadinya malu sendiri 'kan kalau gak bisa bayar." Ibu langsung menarik tanganku agar lebih rapat dengannya. Lalu, ia berkata yang membuatku melebarkan mata. "Ini menantu saya, Mbak. Dia yang akan membayar semua tagihan perawatan saya tadi." "Bukan!" kataku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD