87. Perkembangan Masalah

2009 Words

Menegaskan kata bahagia saja tidak akan cukup setelah melihat keadaan Frada membaik, bahkan dokter memberi izin agar lusa bisa kembali pulang. Sungguh, menurut Xander dia sudah berhasil menembus rasa salah walau tidak sepenuhnya diakui oleh Frada sendiri. Itu pasti. "Kamu denger sendiri 'kan? Lusa kamu bisa pulang ke rumah." ucap Xander membungkuk, dia mengamati wajah yang sedang memperhatikannya. Sejak sadar dari pingsan selama beberapa hari, Frada belum pernah berbicara sedikit pun. Dia hanya merasa lemah sekaligus tidak dapat berkata-kata setelah menyadari apa yang sudah menimpa dirinya. Sesekali dia menatap iba dengan perjuangan saudaranya, juga pada diri Tristan yang bahkan setiap hari membawakan nya sesuatu. Melihat meja di dekat tempat tidur, Frada hanya bisa diam-diam memegang s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD