Pertimbangan sedang menyita hati keduanya mengenai kabar tidak sedap, bahkan Xander sulit menerima jika anaknya sudah berbuat demikian. Dia bangkit dari tempat duduk, memandang sekitar hanya sebagai merenungi situasi kurang nyaman. "Kita sebagai orang tua memang harus lebih memperhatikan lagi Mas," Gisha memeluk pinggang suaminya dari belakang. "Ibel masih kecil, belum bisa membedakan itu kurang baik dan… Salah." "Iya, tapi… Rasanya enggak mungkin sayang. Enggak mungkin!" jawab Xander tetap kurang yakin. Gisha menyadari hal tersebut, dia pun mempunyai anggapan sama bahkan sampai merasakan sedih yang sangat dalam. "Apa… Yang harus kita lakukan, Mas?" "Kita harus menanyakan ini ke Ibel langsung!" Xander menekankan. "Mas, jangan marahin Ibel ya nanti!" keputusan memang benar adanya. Teta

