31. Pengkhianatan Berujung Hamil

1001 Words

Pernikahan hanya tinggal menghitung hari Arya begitu semangat bekerja karena dia akan segera menikahi wanita pujaan hatinya. "Cie, calon pengantin baru," goda Aldo. "Apa sih! Aku harap kamu bisa mengerjakan ini semua sendiri selama aku balik ke Jakarta." "Siap, Bos! Oh ya, ada wanita yang menunggumu di depan sepertinya calon istrimu." "Apa, Seina. Mana mungkin dia ke sini?" Aldo hanya mengedikkan kedua bahunya dan kembali bekerja. Penasaran, Arya pun keluar untuk memastikan jika ucapan Aldo itu benar dan bukan omong kosong belaka. Tepat saat menuruni anak tangga langkah Arya tertahan melihat seorang wanita berdiri membelakanginya. "Seina," gumamnya. Langkahnya semakin cepat, namun sedetik kemudian melamban ketika wanita itu menoleh ke arahnya. "ARYA ...." Tubuhnya mematung saat m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD