"Tidak ada, sir. Tidak ada yang masuk atau keluar tanpa izin ke kamar Anda." Pusing kepalanya. Mau berapa kali pun ia mengecek, hasil dari pihak hotel ya sama. Ya iya lah. Wong Selena tak masuk ke kamarnya lewat pintu masuk melainkan pintu yang tersambung ke kamarnya. Ia jelas tak sadar karena semalam, ia tak menyimak ucapan si staf. Kini pulang ke kamarnya dengan lesu. Ya ada rasa was-was juga. Selena tak menyogok pihak hotel kan? Begitu masuk, pencarian Andra jelas tak berhenti. Ia mengecek seisi kamar sampai akhirnya berhenti di depan sebuah pintu. Ia tak berani membukanya. Tapi ia menelepon pihak hotel untuk bertanya pintu itu pintu apa? Ya jelas saja dijelaska oleh staf. Baru ia tahu dan ini membuatnya langsung buyar sih. Kalau tak terlihat masuk dari depan pintu kamar ya berarti k

