Menangis Karena Jarak

3001 Words

King bisa saja menghajarnya tapi Anggi tak mau membuat kegaduhan yang besar. Apalagi di teras kosnya. Ia tak enak nanti pada ibu kos. Jadi ia buru-buru melerainya. Ia tahu sih kalau King memang ingin memukul Andrea. Di sepanjang jalan tadi, King terus bilang begitu. Makanga, ia biarkan King memukul Andrea sekali dan setelah itu, ia melerainya. Ia juga memarahi Andrea. Ia meminta agar Andrea tak menganggu Shana lagi. "Harus berapa kali gue bilang kalo udah bukan tempatnya lagi, Dre? Shana udah milih orang lain dan itu bukan karena--" "Itu karena gue. Gue yakin karena gue--" "King!" King hampir menonjoknya lagi. Ia terpaksa mengalah dengan menahan diri kali ini. Anggi menghembuskan nafas. Ya benar sih kalo Andrea bebal. Susah sekali untuk diberitahu. Padahal sudah jelas kalau Shana me

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD