Ya tak bisa gegabah. Setelah merenung beberapa hari, Shana sadar juga dengan keegoisan dirinya. Ia ingin dicintai dan diperjuangkan. Tapi Andra sudah melakulan itu. Ia yang justru masih terus menuntut tanpa mau melakukan hal yang sama. Bukan kah cinta itu persoalan memberi dan menerima? Bagaimana mungkin ia hanya terus ingin menerima tanpa mau memberi? Ya kan? Assalammualaikum, Mas. Mas udah di Singapura? Atau mau berangkat ke Eropa? Ke negara mana? Ia akhirnya mengirim pesan lebih dulu setelah lebih dari tiga hari lah tak memerdulikan Andra. Andra? Setidaknya ketika berangkat ke Singapura tiga hari yang lalu, ia sempat kok mengabarkan. Namun gegabahnya, hanya mengirim pesan kalau ia mau berangkat. Tak bilang tujuannya ke mana. Andra memang terburu-buru karena hampir ketinggalan pesawa

