"Ngapain kamu?" Ia kaget karena begitu membuka pintu kamar hotelnya, ada Selena. Perempuan itu sedang membersihkan isi kamar yang sejujurnya sudah bersih. Ia sebenarnya ingin menyiapkan pakaian. Ya ia memperlakukan Andra sama persis dengan atasan-atasan sebelumnya. "Eh-oh.....saya hendak menyiapkan baju-baju mister. Biasanya saya selalu melakukan--" "Keluar." Ia tak ingin ada yang berada di dalam ruangan yang menjadi privasinya. Untuk alasan apapun. "Saya hanya bekerja." "Saya tahu. Tapi untuk saya, saya punya batasan. Keluar sekarang atau saya komplain ke kantor." Namun Selena masih berdiri di sana dan menatapnya. Ia tak takut sama sskali karena menurutnya, ini bukan sebuah kesalahan. Ini hal yang biasa dilakukan menurutnya. Karena banyak juga yang melakukan itu kok. "Saya piki

