Akan Berpisah?

2506 Words

Omongan Rafa tentu tak bisa ditelan mentah-mentah bukan? Jadi ia butuh validasi. Tentu saja bertamu ke rumah kakaknya. Nanti Nia juga akan mengajaknya ke rumah tetangga dan salah satu teman SD mereka yang sangat mengenal Rafa hingga sekarang. Satu per satu ia mulai datangi. Soal ibunya? Haah. Jangan tanyakan dulu. Ia tak mau memikirkannya. Ibunya masih tak tahu kalau ia tak melanjutkan taaruf dengan Alvin. Ia memang tak melapor. Ya nanti lah. Ia akan mengurusnya setelah urusan selesai. Sore ini ia datang ke rumah kakaknya Rafa. Tentu saja bersama Nia. Ia masih canggung kalau datang sendirian. Ia yang menghubungi kakaknya. Ya tentunya bertanya soal Rafa bukan? "Rafa jarang marah sih. Tapi kalo marah biasanya ngehindar dulu. Dia anaknya gak suka marah-marah pakek mulut. Jadi mendingan pe

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD