Perpisahan yang menyedihkan

1069 Words

“Halo, dimana kamu Steve?” ucap Bianka. “Ada apa Bi? Tumbenan telepon?” Steve terkejut karena Bianka menelponnya. Tepat setelah dia diberi tugas untuk mendekatkan Toni dengan Bosnya. “Aku sudah dapat batu biruku Steve!” Pekiknya. “Hah? Cepet banget? Aku ditinggal dong?” ucap Steve. “Hahaha, kamu kurang rajin sih nugasnya,” ledek Bianka. “Yeee, aku sudah sangat sangat sangaaaaat rajin. Tapi emang dasar susah dapetin batu biruku,” ucap Steve lirih. “Kamu bisa kesini?” tanya Bianka. “Buat?” “Aku nyiapin beberapa masakan untuk Toni,” ucap Bianka. Steve mendengar ada beberapa isakan disana. “Kamu enggak apa-apa?” tanya Steve. “Aku... Kamu cepat kesini deh, bantuin aku ya? Please,” pinta Bianka. “Ah, baiklah. Aku segera kesana,” jawab Steve. “Makasih Steve,” ucap Bianka.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD