Auryn dan Taufan baru selesai melaksanakan sholat isya. Auryn menyalami tangan Taufan begitupun taufan mencium kening sang istri. Auryn mengemaskan mukena nya dan sajadah yang ia dan Taufan pakai. Taufan tampak menatap Auryn yang sedang berkemas. Taufan merebahkan dirinya di kasur. "Taufan," panggil Auryn. Jangan lagi please batin taufan memohon. "Hah i..ya," gugup Taufan. "Masih ingat omongan aku tadi siang hm." Auryn berkacak pinggang memandangi Taufan. Taufan tampak meringis. "Ryn, masa aku harus tidur di sofa sih. Dingin tau di luar itu." "Aku bakalan kasi selimut ke kamu." Auryn mengeluarkan selimut dan bantal di dalam lemari dan ia melemparkan kepada Taufan. "Ryn." lirih Taufan. "Siapa suruh ngomongin Monica jangan pikir aku ngga tau Monica ya, Taufan. Ngga ada negos

