IM 24

975 Words

Tampak auryn terbaring di brankar rumah sakit dengan selang infus berada di tangan kanannya. Taufan sudah memberitahu Anaya dan Agatha tampak Anaya dan Agatha menunggu Auryn sadar. Ada teman temannya Auryn dan Taufan juga di ruangan itu. Dokter Safa bilang Auryn dan bayinya baik baik saja. Kalo Taufan tidak cepat membawa Auryn ke rumah sakit mungkin Auryn akan keguguran. Auryn membuka matanya perlahan. Sakit di perutnya sudah hilang. Ia bisa melihat begitu ramai di ruangannya. "Ryn, ada yang sakit?" tanya Taufan saat melihat Auryn sudah sadar Auryn menggeleng. Mereka pun langsung menghampiri Auryn. Ketika mendengar Auryn sudah sadar. "Sayang kamu baik baik aja kan?" tampak di wajah Anaya dan Agatha khawatir. Auryn mengangguk. Wajah Auryn sangat pucat. "Untung bayi kamu gapapa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD