IM 16

876 Words

Tampak Tiwi dibantu Bintang membawa ember berisikan air bewarna merah yang di diberikan pewarna makanan. Bintang berdiri di balik pintu dengan memegang ember berisikan air. Bintang berdiri dengan bantuan kursi. "Gimana?" tanya Auryn. "Gampang. Tinggal tunggu aja Dara hitam yang udah berani numpahkan kuah bakso ke rok lo." Auryn mengangguk. Tiwi dan Fitri pun ikut berdiri di belakang pintu. Sedangkan Auryn duduk di meja guru menunggu sang korban. Warga di kelas Auryn tak heran dengan tingkah mereka berempat. Bintanglah sang pembantu buat masalah. Dara berjalan dengan membawa 2 buku yang ia pinjam di perpus. Bintang tampak tak sabar untuk mengerjai Dara. Auryn mengangguk dan mengarahkan bintang bahwa Dara akan masuk. Dara pun melangkahkan kakinya masuk ke dalam kelas. Byurrrr "

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD