IM 60

1345 Words

Taufan menyuapi auryn makan dengab telaten. Sudah seminggu ini auryn berada di rumah sakit. Sekarang auryn sudah bisa berjalan biarpun sedikit tertatih. Taufan sangat cekatan dalam mengurus auryn. Auryn khawatir kalo dika bersama anaya di rumah. Auryn pun menghabiskan makanannya. Tsufan memberikan auryn minum. Auryn menghela napasnya. "Kenapa?" "Gapapa duduk disini. Pengen peluk" Taufan tersenyum dan duduk di brankar auryn. Auryn pun memeluk taufan dari samping dan menyenderkan kepalanya di d**a bidang taufan. "Aku sekolah nggak tamat" ucap auryn membuat taufan terkekeh. "Gapapa ikut paket aja" "Percuma ikut paket kalo akhirnya di rumah ngurusin kalian berdua" Taufan kembali terkekeh dan mengusap kepala auryn. "Nambah satu bolehkan?" tanya taufan membuat auryn mencubit perut

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD