IM 22

978 Words

Auryn duduk di balkon kamarnya dengan memakai daster piyama di atas lutut. Mata nya tertuju pada gerbang rumahnya yang terbuka ia dapat lihat itu adalah mobil Taufan. Dengan langkah cepat Auryn pun masuk ke dalam kamarnya dan duduk di tepi ranjang. "Auryn ada mom?" tanya Taufan yang dapat di dengar Auryn. "Di kamarnya. Masuk aja ke kamarnya." Taufan pun menaiki tangga. Ia masuk ke dalam kamar Auryn. Ia dapat melihat Auryn yang duduk di tepi ranjang. Taufan pun duduk di sebelah Auryn. Auryn menggeser duduknya sedikit. Ia hanya memainkan dasternya saja dan menunduk. "Ryn, aku bisa jelasin yang kamu lihat tadi." "Ngga usah. Semuanya udah jelas kok. Maaf kalo aku ngga kasi tau kamu. Aku sebenarnya memang pemimpin gangster. Aku nggak siap kasi tau kamu. Maaf kamu harua tau dari yang

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD