Hans masih sibuk di kantor, ia sedikit geram dengan salah satu manager di cabang perusahaan miliknya. Manager itu dengan lancang membatalkan tender dan beralasan pemilik perusahaan itu adalah mantan istrinya. "Tuan, apa tidak sebaiknya saya saja yang pergi untuk membereskan masalah manager itu?" ujar Roni. "Biar aku sendiri yang turun, aku ingin memastikannya sendiri," Hans memberikan sebuah berkas ada orang kepercayaannya itu. Ia juga menyiapkan penerbangan menuju Semarang. Benar, perusahaan cabang itu berada di Semarang, Jawa Tengah. "Kita berangkat besok pagi, hari ini pulang dan bersiaplah, Ron," ujar Hans. "Baik, Tuan. Saya permisi dulu," sembari menundukkan kepala lalu melangkah keluar dari ruangan Hans. Hans memijat keningnya, begitu banyak masalah perusahaan akhir-akhir

